Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Loker PT Zona Plastik KLIK DISINI

Loker Gink Technology KLIK DISINI

Monday, April 3

Jangan Punah, Film Pengingat Urgensi Bahasa Lampung


Film "Jangan Punah," Pengingat Urgensi Bahasa Lampung

Bandar Lampung, infokyai.com - Jangan Punah merupakan salah satu judul film yang disutradarai oleh Faurian Al Qudsi, merupakan sebuah film garapan RFK Production, yang tengah mengikuti Festival Film Indie Lampung Tingkat Nasional.

Robby Aditya Putra, Founder RFK Production yang juga dosen sinematografy UIN Raden Intan Lampung, mengatakan Di era globalisasi saat ini, makin lama pengguna Bahasa Lampung semakin sedikit, kalau tidak dilestarikan, lama - lama bisa punah, ini yang menggagas Film yang berjudul "Jangan Punah".

Banyak penilitian yang menyatakan Bahasa Daerah akan punah, salah satu bahasa yang akan punah tersebut termasuk Bahasa Daerah Lampung, dalam Film ini, kami berusaha menyampaikan urgensi Bahasa Lampung pada generasi remaja sebagai identitas budaya. "Papar Robby 

Robby berharap, setelah menonton film Jangan Punah, penonton remaja menyadari urgensi Bahasa Lampung itu sangat penting untuk pelestarian budaya Lampung, lalu sadar menghidupkannya dikehidupan sehari-hari sebagai bahasa aktif.

"Remaja jangan hanya belajar bahasa gaul, Inggris, Arab, tapi juga harus pandai bertutur bahasa Lampung. Setelah menonton, mari jadikan bahasa Lampung alat komunikasi di sekolah, kampus, keluarga, kampung, dan antar sesama teman," ungkapnya.

Septiyanaa selaku instruktur RFK Production, mengatakan, berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung film Jangan Punah. Diketahui, Pada Hari Senin Tanggal 3 April 2017, film ini sedang tayang screening, 100 penonton hadir memenuhi  aula pascasarjana IBI Darmajaya,

"Terimakasih atas doa dan apresiasinya kepada rektor, dekan, seluruh crew, orang tua, dan masyarakat. Kedepan kami akan konsisten Dakwahtaiment,  mengomunikasikan nilai Islam lewat film," tutur Septy (RAP/FMP)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments