Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Friday, March 3

Kronologis Pembunuhan Dikamar Kos di Tanjung Senang

Foto Ist
Kronologis Pembunuhan Dikamar Kos di Tanjung Senang
Bandar Lampung, infokyai.com - Pembunuhan yang terjadi kamar kos di Gang Samping Sekolah Gajah Mada daerah Tanjung Senang Bandar Lampung yang menewaskan seorang wanita bernama dewi dengan beberapa luka tusukan ditubuhnya. Kemarin Jum'at (3/3/2017)

Komisaris Bismark Selaku Kapolsek Kedaton mengatakan, bahwa tersangka pembunuhan di kamar kos tersebut, diduga adalah kekasih korban yang tinggal di tempat kos tempat dewi ditemukan tewas. Aparat Kepolisian telah mendapatkan informasi tentang identitas tersangka pembunuhan Dewi Evi Aprianti (20).

Dewi Evi Aprianti (20) adalah seorang wanita yang bertempat tinggal di Jalan Sam Ratulangi, Gang Bungsu,Bandar Lampung, ia ditemukan tewas dikamar kos Deka Nomor 16 di Gang Gama 1 Tanjung senang dengan luka 14 tusukan ditubuhnya.

Kronologisnya ceritanya, Pada Tanggal 2 Maret 2017 pukul 11.00 WIB, Deka membawa wanita ke kamar kos kamar 16 yang beralamatkan di Gang Gama 1 Tanjung Senang Bandar Lampung. Pada saat deka membawa wanita kedalam kosan, Jamil yang merupakan salah satu warga kos melihat bahwa Deka membawa wanita kekamar kosan nomor 16.

Jamil Mengatakan, Memang benar Deka adalah penghuni kos nomor 16 tersebut, ia tinggal bersama dengan adiknya bernama Danil yang masih bersekolah, dan saya melihat Deka membawa wanita kedalam kamar kosan dan sekitar pukul 11.30 WIB saya mendengar bahwa ada suara ribut di kamar kos tersebut.

Mayasari yang berada didekat kosan tersebut juga mengatakam bahwa ia juga mendengar ada suara gaduh dari dalam kamar kosan nomor 16 tersebut yang saat ini tempat ditemukannya korban tewas tersebut.

Setelah mendengar suara berantem tersebut, jamilpun membangunkan penghuni kos lainnya, untuk keluar meminta bantuan, karena telah terdengar keributan di kamar nomor 16, tak lama kemudian sudah keributan tak terdengar lagi. "Ucap Jamil

Dekapun keluar dari kamar kosannya dengan membawa senjata tajam, lalu ia mengunci kosan tersebut, dan melarang saya untuk mendekati kamar tersebut. setelah ia memperingatkan saya, ia pun pergi langsung pergi keluar kosan. "Paparnya

Akhirnya Jamil pun mendobrak kawan nomor 16 tersebut, karena Jamil jelas melihat bahwa tadi ada seorang wanita yang berada di kamar kosan, dan akhirnya pintu terpaksa didobrak, dan terlihat seorang wanita tergeletak dilantai dengan berceceran darah serta badanya terlilit kabel.

Kamaludin selaku pemilik kos mengatakan, bahwa yang tinggal dikamar kos tersebut adalah Deka (tersangka) dan Danil (adik tersangka), mereka adalah kakak beradik yang baru beberapa bulan mengekos disini.

Azwar adalah orang tua korban mengatakan, saya tidak punya firasat sama sekali, karena pada pagi pukul 08.00 WIB (kemarin) putri saya pamit berangkat hendak ingin melamar kerja, sebelum ia berangkat ia sudah bilang ingin melamar kerja, dia pergi naik angkot, saya tidak tahu jika dia pergi kekosan temannya itu.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pertugas menemukan senjata tajam berjenis pisau yang diperhunakan oleh pelaku menusuk korban, dan juga polisi menemukan kartu tanda penduduk (KTP) serta beberapa barang lainnya yang berada di dalam kosan

Tentang motif pembunuhan, aparat kepolisian masih belum dapat mengetahui, sehingga masih
dilakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus pembunuhan dewi yang tewas dikamar kos. Namun dugaan sementara korban dibunuh dilatarbelakangi persoalan asmara.

Ani (nama samaran) mengatakan, Dewi adalah kawan dekat saya, ia memang sudah lama berpacara dengan Deka, saya kaget melihat berita dewi tersebut, memang ia sempat ribut dengan Deka, dan saya tidak mengetahui dia ribut tentang masalah apa.

Pada Tanggal 3 Maret 2017 Siang ini, korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat di Jalan Sam Ratulangi, Penengahan, Kedaton Bandar Lampung.(infokyai)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments