Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Loading...

Monday, May 1

Manfaat Silaturahmi Dalam Islam

Silaturahmi - Foto Ist
Manfaat Silaturahmi Dalam Islam
Islam, Infokyai.com - Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan kali ini kita tim Infokyai akan membahas mengenai manfaat silaturrahmi. Kata silaturahmi sering kita dengar dalam keseharian kita, ketika mendegar kata silaturahmi yang terlintas dalam fikiran Anda mungkin seseorang yang bertamu dirumah Anda lalu berbincang-bincang dengan Anda.

Tapi, silaturahmi tidak hanya diartikan semacam itu, kita saling menyapa/memberi salam itu pun sudah termasuk silaturahmi. Sebelum membahas lebih dalam, tim Infokyai akan menjelaskan pengertian silaturahmi terlebih dahulu. Sahabat Infokyai tahukan apa itu silaturahmi? Silaturahmi adalah suatu tindakan yang baik, yang tujuannya adalah untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga rasa cinta dan kasih sayang antar sesama.

Kasih sayang tidak datang dengan sendirinya, melainkan dilatih dan istiqomah dalam melakukannya. Oleh karena itu perlu adanya pemeliharaan hubungan baik antar sesama guna membangun persaudaraan yang penuh solidaritas. Dalam islam, silaturahmi berkaitan erat dengan saling tolong-menolong karena saling tolong-menolong merupakan salah satu bentuk silaturahmi. Dalam islam juga mengajarkan bahwa kita diperintahkan untuk saling tolong-menolong dalam mengerjakan kebajikan. 
Dalam firman Allah swt yang tercantum dalam Al-Qur'an surah Al-maidah ayat 2 yang berbunyi sebagai berikut ;
 .....وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ ﴿٢﴾ Yang artinya ;
".....Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya." Dalam ayat di atas, menjelaskan kepada kita bahwa kita di ajarkan untuk saling tolong menolong dalam kebajikan.

Dalam artian tersebut, tolong menolong tidak harus berupa harta benda ataupun tenaga, melainkan memberikan nasihat kepada orang yang membutuhkan nasihat itu pun sudah termasuk perbuatan menolong. Dalam sebuah riwayat hadits Rosullaullah saw bersabdah yang artinya sebagai berikut ; Tolonglah saudara mu baik yang menganiaya maupun yang teraniaya.

Diantara sahabat ada yang bertanya ; "Ya Rosullullah, kami dapat menolongnya jika dia dianiaya, maka bagaimana kami menolong seseorang yang menganiaya?" Nabi saw menjawab : kau cegah dia dari penganiayaan, maka ia berarti kamu menolong dari menganiaya. ( HR. Bukhari dan muslim ). Dari hadits diatas memberi pesan kepada kita bahwa kita diperintah oleh Nabi saw untuk saling tolong menolong, meskipun terhadap orang-orang yang menganiaya.

Dalam kalimat "meskipun terhadap orang-orang yang menganiaya" mempunyai arti bahwa kita tidak boleh tinggal diam terhadap tindakan menganiaya itu, melainkan harus mencegahnya dengan cara menasihati orang yang menganiaya itu supaya berhenti untuk melakukannya. Adapun sebuah riwayat yang mengatakan bahwa, Nabi Saw bersabdah yang artinya ; Kasih sayang itu tergantung di Arasy ; barang siapa yang mendatangiku maka Allah menyampaikannya dan barang siapa yang memutuskannya maka Allah akan memutuskannya. (HR. Bukhari dan muslim) Dalam hadits tersebut memberi pesan kepada kita bahwa kita dituntut untuk mengadakan hubungan sosial dengan siapapun termasuk tetangga, teman, kerabat baik yang dekat maupun yang jauh.

Selain itu, kita tidak boleh memutuskan silaturahmi, karena Allah swt tidak menyukai hal itu. Terdapat sebuah riwayat hadist yang mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda لايدخل الجنةقاطع. رواه لنخاري ومسلم Yang artinya ; Tidaklah masuk syurga orang yang memutuskan persaudaraan (HR. Bukhari dan muslim) Astaqfirullah, semoga kita bukan termasuk orang yang memutuskan persaudaraan melainkan memperbanyak persaudaraan. Silaturrahmi merupakan jalan untuk membuka pintu rezeki dan juga akan mendapat pahala dari Allah swt, sebagaimana Nabi saw bersabdah yang artinya sebagai berikut ; Barang siapa yang hendak dilapangkan rezekinya dan di akhirkan bekasnya hendaklah bersilaturahmi. (HR. Bukhari dan muslim)

Sahabat Infokyai pasti ada pertanyaan, kenapa silaturrahmi bisa melapangkan rezeki?. Karena silaturrahmi itu dapat membuat seseorang saling dekat, akrab serta dapat menumbuhkan rasa sayang antar sesama. Hubungan yang dekat ini akan saling menguntungkan keduanya karena mereka akan memberi pertolongan dalam bidang usaha bisnis dan pada akhirnya bisa membuahkan keuntungan-keuntungan sehingga rezekinya bertambah lapang. Selain itu silaturahmi merupakan salah satu bentuk ketakwaan kepada Allah swt. Oleh karenanya orang yang bertakwa sudah dijanjikan akan diberi kemudahan dan rezeki yang lapang.

Sebagaimana firman Allah swt yang terdapat dalan Al-Qur'an surah Ath Thalaq ayat 4 yang terberbunyi sebagai berikut ;
 ...وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مِنْ أَمْرِهِۦ يُسْرًا ﴿٤
﴾ Artinya ; "....Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya." Dari semua urauian diatas kita dapat simpulkan bahwa kita di perintahkan untuk bersilaturahmi karena akan membawa dampak positif bagi kita, salah satunya adalah membuka pintu rezeki. Dan Allah swt tidak menyukai orang yang memutuskan tali persaudaraan. Nah, dari informasi yang telah sahabat Infokyai baca, mari kita bersama-sama saling hormati-menghormati dan saling menjaga satu sama lain. Demikian sedikit yang dapat kami sampaikan, semoga membawa manfaat untuk kita semua. Akhir kata Wassalamua'laikum Wr.Wb (FMP/TM)

Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments