Mempunyai Info Lowongan Kerja ? Event ? Bisnis dan UKM ? Berita di Sekitar Anda ? Kirimkan ke KAWANNONGKRONG@GMAIL.COM

Mau Pasang Iklan Premium ? KLIK DISINI

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

PIN BBM Terbaru infokyai D99E6B3E

Pesan Tiket Kapal Laut Via Online KLIK DISINI

Jadwal Sim Keliling Terbaru KLIK DISINI

Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan

Foto Mie Instant Foto Ist
Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan
Tips Kesehatan, Infokyai.com - Makanan mie instan memang menjadi makanan yang dicari pada orang orang terutama pada anak kost karena yang instan dan murah. Mi instan memang dapat menghilangkan rasa lapar tetapi tidak dapat menggantikan nutrisi yang dibutuhkan pada tubuh apa lagi ditambahkan bumbu buatan yang mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Berikut bahayanya.

1.Menimbulkan penyakit kanker. 
Mie instan telah diketahui bahwa permukaan mi dilapisi oleh lilin. Inilah penyebab karena lilin tidak lengket satu sama lain. Waktu yang dibutuhkan pada tubuh untuk mencerna lilin yakni sekitar 2 Hari dan ini sangat membahayakan kesehatan tubuh.jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh kemungkinan dapat terserang penyakit kanker. Contohnya kanker hti,usus,leukimia. Tidak hanya pada lilin yang terkandung dalam mi instan tetapi bumbunya pun mengandung zat aditif seperti msg yang dapat menjadi pemicu kanker dalam tubuh.

2.Kerusakan jaringan otak. 
Mengkonsumsi mi terus menerus dengan menumpuk zat kimia yang berbahaya dalam tubuh dapat merusak sel sel jaringan otak. Mengakibatkan terjadinya penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu dapat juga memicu penyakit lainnya seperti stroke.

3.Kegemukan. 
Mi instan adalah salah satu utama penyebabnya obesitas atau kegemukan. Karena mie instan mengandung sejumlah besar lemak dan natrium yang dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh.

4.Kerusakan organ. 
Mi mengandung propylene glycol.bahan anti-beku yang mencegah mi instan dari pengeringan dan mempertahankan kelembaban. Karena tubuh dapat menyerap zat tersebut secara mudah dan terakumulasi dijantung hati dan ginjal. Hal inilah yang dapat menyebabkan kerusakan dan kelainan pada organ. Dan dapat juga melemahkan sistem kekebalan tubuh. (FMP/YS)
Add Friend

Ikuti Infokyai Via Email:

Delivered by FeedBurner

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top